Sate Kelinci Telaga Sarangan

 Wisata Telaga Sarangan di Magetan, Jawa Timur memang terkenal dengan pemandangan alamnya. Suasananya terasa begitu menenangkan, udaranya juga sejuk. Namun bagi yang ingin kulineran, pantang melewatkan nikmatnya Sate Kelinci Telaga Sarangan.

Sate Kelinci Telaga Sarangan terkenal enak, gurih, dan lezat. Konon bila berkunjung ke Sarangan, tak lengkap rasanya jika tak mencicipi nikmatnya kuliner magetan ini.


Tak sulit menemukan penjual Sate Kelinci di sini. Hampir di sekeliling Telaga Sarangan terdapat warung tenda maupun pedagang kaki lima yang menjajakannya. Kebanyakan lapak di sini langsung menghadap ke telaga. Sambil menikmati lembut dan gurihnya sate, Teman Traveler bisa mengagumi indahnya panorama telaga.

Sebagian pedagang umumnya juga sediakan tempat lesehan di dekat pembakaran sate. Tempatnya pun cukup bersih dan tertata rapi, bikin nyaman pembeli saat sedang makan.

 Selain pedagang dengan warung tetap, sate kelinci di Telaga Sarangan juga dijajakan oleh pedagang keliling. Mereka biasanya menawarkan sate langsung pada wisatawan di dekat telaga. Teman Traveler pun bisa tetap mengagumi panorama indah dekat perairan di sini, tanpa perlu repot datang ke warung.

Meskipun statusnya pedagang keliling, cita rasa sate yang mereka tawarkan sama dengan sate yang ada di warung. Tidak ada perbedaan ciri khas maupun harga kok Teman Traveler.

Sate Kelinci Telaga Sarangan biasanya disajikan bersama irisan lontong. Paduan lembutnya lontong dan gurihnya daging kelinci dijamin bakal bikin lidah bergoyang. Dari segi rasa, sate kelinci sebenarnya sama seperti sate ayam, hanya saja tekstur dagingnya lebih halus. Warnanya juga sedikit pucat.



Menyantap hidangan sate kelinci akan terasa lebih nikmat sembari menikmati eloknya Telaga Sarangan. Air telaga yang tenang seolah membuat sate terasa makin nikmat. Tak hanya itu, lalu lalang speed boat juga bakal ciptakan pemandangan yang tak kalah menarik.


Inilah mengapa tak sedikit pedagang sate kelinci yang sediakan tempat khusus di bibir telaga. Mereka juga menyiapkan payung agar wisatawan bisa menikmati kuliner tanpa terganggu teriknya sinar matahari.



Komentar