Tahu Sumedang adalah tahu khas daerah Sumedang, Jawa Barat. Jika dibeli dalam jumlah banyak, umumnya menggunakan bongsang, anyaman bambu yang dapat memuat 25–100 buah tahu goreng.
ungkapan yang benar adanya, bila berkunjung ke
Sumedang tanpa merasakan kelezatan tahu sumedang, ibarat makan sayur tanpa
digarami. Namun tahukah anda kekayaan kuliner khas Sumedang ini sebenarnya
berrasal dari negeri tetangga yaitu negeri Tiongkok. Tahu berasal dari kata
China yaitu Tau Hu ( tau berarti kacang dan hu berarti lumat, jadi tau hu
mengandung pengertian kacang yang dilumatkan ). Sejarah Tahu Sumedang tidak
bisa dilepaskan dari seorang imigran Tiongkok yang datang ke tanah Sumedang
pada awal abad ke 20 sekitar tahun 1900an. Imigran bernama Ong Kino ini
dinegeri asalnya merupakan seorang pembuat tahu, di tempat perantauan beliau
membuat tahu untuk konsumsi keluarga sendiri.
Dalam waktu singkat tahu buatan Bung Keng menjadi buah
bibir masyarakat Sumedang saat itu, penjualan tahu ini cukup laris. Kisah
inilah yang menjadi sejarah awal tahu sebagai ikon kuliner kota Sumedang, dari
awal abad 20 hingga saat ini kelezatan tahu Sumedang sudah bukan rahasia lagi.
Rahasia kelezatan tahu Sumedang berasal dari bahan bahan pembuatnya yang
berkualitas dan tanpa tambahan zat - zat berbahaya seperti pengawet. Oleh
karena itu tahu sumedang asli hanya tahan beberapa jam saja setelah digoreng.
Hal ini berbeda dengan tahu yang menggunakan bahan pengawet mereka bisa tahan
beberapa hari.

Komentar
Posting Komentar