Selain pecel sebagai khasnya madiun juga terkenal pentol corah nya. Kenapa namanya pentol corah? Karena pencetusnya dari desa corah kota madiun, camilan dengan kreasi baru meskipun menggunakan bahan yang sudah ada.
Salah satu camilan yang inovasi yang paling banyak
digemari di Jawa Timur adalah pentol corah, camilan ini terbuat dari kulit tahu
yang terbungkus dengan tepung terigu tepung tapioca, bentuknya yang menyerupai
kubus kecil seakan menjadi ciri khas tersendiri bagi para penikmat camilan ini.
Tekstur dari pentol corah bisa dibilang lumayan keras, karena bahan dasarnya yang terdiri dari tepung tapioka membuat camilan ini agak sulit untuk dikunyah walaupun tidak kenyal.
Saus tomat yang dicampurkan dengan sambal uleg menjadi syarat utama dalam penyajian camilan ringan ini.
Sensasi rasa pedas akan terasa saat pentol corah sudah tercocol ke dalam sambal uleg kemudian masuk ke dalam mulut.
Khusus jika kamu tidak kuat menahan pedas, ada baiknya jika kamu menikmati pentol ini tanpa harus mencocolkan ke dalam sambal atau ganti dengan saus lain yang tidak pedas.
KOMPOSISI PEMBUATAN PENTOL CORAH:
1 mangkok Tepung Terigu
1/2 mangkok Tepung Tapioka
Tahu yang sudah matang secukupnya untuk luaran adonan
tepung
Merica bubuk, Garam dan Air Hangat secukupnya
1 siung Bawang Putih
KOMPOSISI PEMBUATAN SAMBAL PENTOL CORAH:
7 biji Cabe Rawit
4 siung Bawang merah
1 siung Bawang Putih
Garam, Merica dan Gula secukupnya
Pasta tomat buatan sendiri/saus tomat instan


Komentar
Posting Komentar