Dodol merupakan makanan tradisional di Indonesia yang cukup popular dibeberapa daerah. Secara umum dodol dapat diklasifikasikan menjadi dua, yaitu dodol yang diolah dari buah-buahan dan dodol yang diolah dari tepung-tepungan. Dodol yang diolah dari tepung-tepungan biasanya terbuat dari tepung beras dan tepung ketan.
Indonesia dikenal dengan negara dengan banyaknya
keberagaman, merupakan sebuah keunggulan dari tanah air kita ini. Sejalan
dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika, berbagai macam dodol pun bisa anda
temukan di nyaris setiap sudut di negeri ini.
Dodol menjadi salah satu dari sekian banyak makanan
daerah yang legendaris di Indonesia. Berkat cita rasanya yang manis dan
teksturnya yang kenyal membuat makanan ini begitu dicintai banyak orang.
Membuat dodol garut ternyata tidak terlalu sulit loh.
Makanan khas Sunda tepatnya berasal dari Kota Garut, Jawa Barat ini sangat
terkenal di Indonesia. Makanan ini seringkali dijadikan sebagai oleh-oleh
ketika kita berkunjung ke Kota Garut. Bahkan, dodol garut ini banyak dijajakan
di toko-toko ataupun warung di provinsi Jawa Barat khusus penjualan dodol. Dodol
garut cukup populer karena rasanya yang sangat khas dan disukai oleh masyarakat
Indonesia. Dodol garut sendiri memiliki bermacam-macam rasa yang dapat
dinikmati.
Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat dodol garut:
1 kg tepung ketan
2 kg gula merah, diiris halus
2 sdm santan cair
2 ons gula pasir
5 buah kelapa tua (ambil santan kentalnya)
Garam secukupnya
Cara membuat dodol garut enak dan lezat:
1. Campurkan
tepung ketan, dengan irisan gula merah, kemudian masukan santan cair dan beri
sedikit garam.
2. Setelah
itu, rebus campuran tadi hingga mengental lalu tuangkan kembali santan kental
dan gula pasir.
3. Masak
terus campuran adonan hingga kental sekali selama kurang lebih 3 ½ jam.
4. Setelah
itu, lanjut dengan menuangkan adonan dodol di atas wadah yang besar yang sudah
diberi kertas minyak sebelumnya.
5. Sesudah
dituang, langkah selanjutnya oleskan minyak goreng hingga merata. Setelah itu,
dinginkan terlebih dahulu lalu gulung hingga membentuk bulat lonjong seperti
bentuk dodol pada umumnya, atau bisa juga sesuai selera Anda.
6. Langkah
terakhir bungkus adonan dodol menggunakan kertas minyak.

Komentar
Posting Komentar